KATALOG PRANGKO INDONESIA PDF

This is totally awesome. Thank you for sharing Pincodezone. We will contact you if necessary. To learn more about Copies Direct watch this short online video.

Author:Tashakar Dainos
Country:Colombia
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):4 August 2012
Pages:341
PDF File Size:20.58 Mb
ePub File Size:15.75 Mb
ISBN:625-4-19545-725-5
Downloads:36026
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kele



Indonesia baru 1. Prangko Jaman Pendudukan Belanda Prangko masa ini bisa diidentifikasikan dengan mudah karena memiliki tulisan Nederlandsch Indie atau kadang disingkat Nederl. Indie atau Ned. Prangko ini memiliki cukup banyak jenis variasi dan edisi dari yang jenis biasa, murah dan mudah ditemukan sampai jenis langka dan mahal.

Prangko Jaman Pendudukan Jepang Prangko masa pendudukan Jepang ini sepenuhnya menggunakan huruf kanji pada bagian atas dan huruf katakana pada bagian bawah, sehingga sedikit susah untuk diidentifikasikan. Sebagian besar gambar pada prangko ini menampilkan ragam budaya Indonesia seperti wayang, budaya jawa, rumah adat minang dll.

Jadi satu satunya cara paling mudah mengenali prangko ini adalah dari gambar atau designnya. Huruf kanji pada bagian atas dari prangko ini menggunakan bentuk huruf yang sama dan seragam sehingga dengan menggunakan satu contoh gambar sebagai sample maka prangko Jepang ini bisa diidentifikasikan dengan lebih tepat.

Karena masa pendudukan Jepang yang relatif singkat maka prangko ini relatif sulit ditemukan. Ciri cirinya adalah memiliki cetak tindih.

Misalnya awal kemerdekaan, pemerintah Indonesia sama sekali belum memiliki prangko sendiri sehingga menggunakan prangko Jepang atau Belanda untuk keperluan surat menyurat tapi dengan tambahan stampel Repoeblik Indonesia pada gambarnya.

Prangko Masa Kemerdekaan Awal Prangko masa ini umumnya bisa diidentifikasikan dari nilai nominalnya yang relatif kecil seperti Rp 1 atau bahkan dalam satuan sen. Ciri lain adalah masih menggunakan ejaan lama Repoeblik Indonesia. Simbol rupiah juga kadang ditulis dengan huruf R bukan Rp dll. Prangko Masa Indonesia Modern Sepertinya bagian ini cukup jelas. Sekarang kita memasuki bagian yang paling menarik yaitu harga perangko dalam arti yang sebenarnya. Setelah saya menulis panjang lebar berputar putar tidak jelas juntrungnya dan menyebut kata "berharga mahal" beberapa kali, mungkin ada pembaca yang kesal atau tidak sabaran, "Seberapa mahal sih harganya?

Kemungkinan anda akan kecewa. Harga prangko? Tidak ada yang tahu bahkan bahkan oleh orang filatelis kolektor prangko sekalipun tidak bisa menjawabnya dengan mudah.

Satu satunya cara mudah adalah dengan menggunakan katalog prangko yang dikeluarkan oleh asosiasi filatelis sebagai acuan. Di katalog tersebut memuat info secara lengkap ribuan jenis perangko beserta harganya. Berikut adalah rangkumannya : Harga prangko Indoneisa, bukan masa Belanda atau Jepang, dengan kondisi bekas used adalah rata rata sekitar Rp - Rp Prangko bekas tersebut harus masih kondisi bagus, warna terang dan jelas. Untuk prangko kondisi baru belum terpakai harganya tentu saja lebih mahal sekitar 2, 3, 4 kali lebih mahal dibandingkan dengani harga perangko bekas.

Untuk perangko jenis khusus, perangko peringatan ataupun souvenir sheet berharga rata rata sekitar Rp Harga yang dicatat adalah harga rata rata. Jadi harga juga tergantung jenis dan kelangkaannya karena walaupun berumur tua belum tentu langka. Cukup banyak dihargai cuma Rp Untuk perangko luar negeri, harganya kurang lebih adalah sama. Prangko tersebut memuat gambar Raja Ferdinand II ini adalah prangko salah cetak yang harusnya berwarna jingga tapi tercetak warana biru. Tapi STOP dan tunggu dulu!

Semua harga yang tertulis di atas adalah harga menurut katalog lho. Jadi walaupun anda menjual murah, setengah dari harga katalog, belum tentu laku. Selalu harus diingat bahwa prangko adalah benda filatelis, bukan numismatik uang kuno jadi pembelinya sangat terbatas hanya di kalangan filatelis saja. Jadi harga yang paling benar tentang prangko adalah harga yang sesuai kesepakatan antara penjual dan pembeli. Walau mahal kalau dibutuhkan pasti akan dicari, demikian juga sebaliknya, diobralpun belum tentu ada yang beli.

Sedangkan untuk mengetahui prangko yang mahal dan katagori "dicari" diperlukan pengetahuan dan pembelajaran. Selalu harus dicatat bahwa prangko adalah hobby filaterlis bukan numismatik uang kuno yang relatif mudah untuk dijual belikan.

Seorang rekan yang dulunya merupakan penjual prangko mengatakan "Harga prangko sekarang hancur hancuran. Dijual obralpun belum tentu ada orang yang membelinya. Dari pada dijual lebih baik dikoleksi sendiri". Nah, dari sebab itu kalau anda berharap untung besar dan bisa beli handphone dengan menjual prangko bekas, sebaiknya niat tesebut dilupakan saja. Namun kalau Anda memiliki sejumlah prangko sebelum era kemerdekaan seperti prangko Jepang atau Nedrland Indie mungkin ceritanya sedikit lain. Ini adalah cara mudah untuk membuat prangko menjadi lebih berharga atau layak untuk dijual.

Seorang rekan saya pernah menjual koleksinya yang berisi kumpulan prangko tentang mobil. Jadi album prangkonya dari awal sampai akhir cuma gambar mobil doang.

Prangko ini akhirnya terjual di sebuah auction dengan harga cukup mahal. Pembelinya bukanlah seorang filatelis tapi seorang penggemar mobil. Di sebuah toko buku di Jepang, saya pernah melihat buku prangko berjudul "Kinoko Kitte" yang artinya prangko jamur, jadi isinya cuma jamur melulu. Jadi prangko bisa jadi berharga mahal karena memiliki alasan khusus. Sangat berbeda dengan numismatik yang memiliki penggemar sangat banyak, filateli adalah sebaliknya. Uang kuno bisa dibeli dan diminati oleh siapa saja, bahkan oleh orang yang tidak tertarik dengan numismatik sekalipun.

Sedangkan khusus untuk prangko, pembelinya dipastikan hanya dari kalangan filatelis saja. Kemudian dari sebagian besar penggemar filatelis yang ada sepertinya hanya beberapa orang saja yang benar benar merupakan kolektor sejati dalam arti mau dan mampu membayar mahal untuk selembar koleksi yang diinginkannya. Sisanya adalah kolektor pemula yang tidak berani membayar banyak untuk secarik kertas usang bekas. Seorang rekan saya, kolektor perangko dari luar negeri pernah berkelekar dengan mengatakan "Koleksi prangko adalah untuk anak anak.

Kalau sudah dewasa atau punya uang lebih, mereka akan beralih ke hobby numismatik". Kalau pendapat atau gurauan ini benar, berarti menjual prangko ibarat jualan dengan anak anak.

Jadi silakan pembaca renungkan sendiri, berapa harga yang pantas untuk anak anak?

AUDIO CENTRON RMA 1600 PDF

Katalog prangko Indonesia = Indonesian postage stamp catalogue.

.

OBSTETRICS AND GYNECOLOGY IN CHINESE MEDICINE BY GIOVANNI MACIOCIA PDF

Katalog Prangko Indonesia 2018

.

Related Articles